Capcom tampaknya benar-benar tidak ingin para Hunter menunggu terlalu lama. Sesaat setelah penampilannya di Summer Game Fest, perusahaan asal Jepang tersebut langsung merilis video Developer Message yang mengungkap berbagai detail baru mengenai ekspansi besar Monster Hunter Wilds: Ascendance.
Dalam video tersebut, produser seri Ryozo Tsujimoto ditemani oleh direktur ekspansi Takuro Hiraoka, yang sebelumnya juga terlibat dalam pengembangan Monster Hunter World: Iceborne dan menjabat sebagai director untuk Exoprimal.
Dan ya, kabar yang paling ditunggu para pemburu monster akhirnya resmi dikonfirmasi: Master Rank akan hadir di Ascendance!
Bagi para veteran Monster Hunter, kehadiran Master Rank tentu menjadi salah satu fitur paling dinantikan.
Master Rank akan terbuka setelah pemain menyelesaikan misi bintang tujuh berjudul “Awakening From a Dream”, yang mengharuskan pemain mengalahkan Arkveld dalam cerita utama Monster Hunter Wilds.
Setelah memasuki Master Rank, para Hunter harus bersiap menghadapi monster yang jauh lebih kuat, agresif, dan mematikan dibanding sebelumnya.
Namun Capcom juga memberikan senjata baru untuk membantu para pemain menghadapi tantangan tersebut.
Salah satu tambahan terbesar di Ascendance adalah hadirnya Boost Bracer.
Perangkat baru ini memberikan skill tambahan untuk setiap jenis senjata yang ada di game. Menurut Hiraoka, Boost Bracer mampu meningkatkan berbagai aksi karakter untuk sementara waktu, termasuk:
- Serangan
- Combo
- Mobilitas
- Manuver saat berburu
Dengan kata lain, para pemain akan memiliki lebih banyak pilihan strategi saat menghadapi monster-monster berbahaya di Master Rank.
Menariknya, Capcom juga menegaskan bahwa tidak semua aksi baru bergantung pada Boost Bracer. Ascendance tetap akan menghadirkan combo dan gerakan baru yang bisa digunakan secara normal tanpa memerlukan alat tersebut.
Selain Master Rank dan Boost Bracer, Capcom juga memperkenalkan area baru yang akan menjadi lokasi utama ekspansi ini.
Wilayah tersebut bernama Skybound Eyrie, sebuah kawasan reruntuhan kuno yang melayang di langit.
Dari deskripsi yang diberikan, area ini tampaknya akan menjadi salah satu lokasi paling unik dalam sejarah Monster Hunter. Pemain dapat berpindah antar reruntuhan menggunakan Sekiret, yang memungkinkan mereka meluncur di antara pulau-pulau terapung tersebut.
Capcom juga mengisyaratkan bahwa Skybound Eyrie memiliki berbagai fitur lingkungan unik yang belum diungkap sepenuhnya.
Yang paling menarik, banyak pemain mulai berspekulasi bagaimana sistem cuaca dinamis Monster Hunter Wilds akan memengaruhi kehidupan endemik, sumber daya, dan monster yang berada di wilayah langit tersebut.
Takuro Hiraoka juga menjelaskan makna di balik nama Ascendance.
Menurutnya, nama tersebut bukan hanya menggambarkan perjalanan pemain yang terus naik menuju wilayah langit yang lebih tinggi, tetapi juga mencerminkan ambisi Capcom untuk membawa seluruh elemen Monster Hunter Wilds ke level berikutnya.
Meski cerita utama ekspansi ini akan berpusat pada satu Elder Dragon, Capcom mengisyaratkan bahwa narasi yang disiapkan sebenarnya memiliki hubungan yang lebih dalam dengan seluruh kelompok Elder Dragon yang ada di dunia Monster Hunter.
Detail lebih lanjut memang masih dirahasiakan, tetapi petunjuk ini sudah cukup membuat komunitas mulai menyusun berbagai teori mengenai ancaman besar yang akan dihadapi para Hunter nantinya.
Monster Hunter Wilds: Ascendance dijadwalkan meluncur pada tahun 2027 untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC.
Dengan hadirnya Master Rank, area baru yang spektakuler, fitur Boost Bracer, serta misteri Elder Dragon yang mulai terungkap, ekspansi ini tampaknya akan menjadi langkah besar berikutnya bagi Monster Hunter Wilds.
Keputusan Capcom menunjuk Takuro Hiraoka sebagai sutradara ekspansi ini adalah langkah yang sangat tepat, mengingat rekam jejaknya yang luar biasa saat meramu Iceborne. Map melayang Skybound Eyrie dipadukan dengan mobilitas Sekiret pastinya bakal memberikan pengalaman berburu vertikal yang jauh lebih seru dibanding game-game sebelumnya.












