Setelah berbulan-bulan menjadi bahan spekulasi, The Coalition akhirnya memberikan jawaban yang mungkin akan membuat sebagian gamer senang dan sebagian lainnya kecewa. Dalam Xbox Games Showcase 2026, developer tersebut mengonfirmasi bahwa Gears of War: E-Day akan menjadi eksklusif konsol Xbox dan tidak akan dirilis untuk PlayStation 5.
Keputusan ini cukup mengejutkan karena sebelumnya banyak penggemar mengira Gears of War akan mengikuti jejak beberapa franchise Xbox lainnya yang mulai hadir di platform pesaing. Apalagi Gears of War: Reloaded, versi remaster dari game pertama, sempat menjadi debut franchise ini di PlayStation. Karena itulah, banyak yang berasumsi E-Day akan ikut menyusul.
Namun ternyata Xbox memilih arah yang berbeda.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, The Coalition juga mengungkap bahwa Gears of War: E-Day akan dirilis pada 6 Oktober 2026 untuk Xbox Series X/S dan PC.
Bagi para penggemar lama, E-Day menjadi salah satu game yang paling dinantikan karena menandai kembalinya dua karakter legendaris franchise ini, yaitu Marcus Fenix dan Dominic Santiago. Ceritanya sendiri mengambil latar 14 tahun sebelum peristiwa game Gears of War pertama, tepat saat dunia manusia menghadapi hari paling mengerikan dalam sejarah mereka: kemunculan Locust untuk pertama kalinya.
Dengan kata lain, pemain akan menyaksikan langsung bagaimana mimpi buruk yang selama ini hanya diceritakan dalam lore akhirnya benar-benar terjadi.
Trailer gameplay terbaru yang berdurasi sekitar tujuh menit memperlihatkan Marcus bertarung melawan gerombolan Locust di lingkungan perkotaan yang masih dihuni warga sipil. Suasananya terasa jauh lebih mencekam dibanding seri-seri sebelumnya karena pemain melihat langsung kepanikan masyarakat saat serangan pertama Locust terjadi.
Dari sisi gameplay, E-Day masih mempertahankan identitas klasik Gears of War yang sudah dicintai penggemar selama hampir dua dekade. Sistem cover-based shooter yang menjadi ciri khas franchise ini tetap hadir dengan pergerakan yang terasa mulus, aksi brutal penuh darah, serta baku tembak intens yang selalu menjadi kekuatan utama seri ini.
Meski formula dasarnya tidak banyak berubah, peningkatan visualnya terlihat sangat signifikan. Detail karakter, animasi, efek ledakan, hingga lingkungan sekitar tampak jauh lebih realistis dibandingkan Gears 5. Banyak penggemar bahkan menyebut ini sebagai lompatan visual terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah franchise tersebut.
Pengumuman eksklusivitas Xbox ini juga muncul tidak lama setelah kabar perubahan strategi internal Microsoft terkait kebijakan eksklusif game mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, Xbox memang mulai membuka pintu bagi beberapa franchise untuk hadir di platform lain. Namun tampaknya untuk franchise sebesar Gears of War, Microsoft masih melihatnya sebagai salah satu identitas utama ekosistem Xbox.
Meski kabar ini mungkin mengecewakan bagi para pemain PlayStation yang berharap bisa memainkan petualangan terbaru Marcus Fenix, keputusan tersebut sebenarnya tidak terlalu mengejutkan mengingat posisi Gears of War sebagai salah satu franchise paling ikonik milik Xbox.
Setelah tujuh tahun tanpa seri utama baru sejak Gears 5 dirilis pada 2019, E-Day membawa beban ekspektasi yang sangat besar. Namun melihat kualitas trailer gameplay yang ditampilkan sejauh ini, The Coalition tampaknya memahami betul apa yang diinginkan para penggemar.
Keputusan menjadikan Gears of War: E-Day sebagai senjata eksklusif utama adalah langkah krusial yang sangat tepat untuk mengembalikan harga diri Xbox! Sebagai salah satu pilar terbesar yang mempopulerkan genre third-person cover shooter, seri Gears memang sudah seharusnya menjadi alasan utama orang-orang untuk melirik ekosistem Xbox.












