Capcom kembali membuktikan kalau mereka sedang berada di puncak performa. Game sci-fi terbaru mereka, Pragmata, langsung meledak di pasaran dengan pencapaian luar biasa: terjual 1 juta copy hanya dalam dua hari sejak rilis.
Game ini resmi meluncur pada 17 April 2026, dan kini langsung jadi salah satu debut IP baru paling sukses milik Capcom. Untuk ukuran game baru yang bukan seri lama, angka ini jelas sangat gila.
Lebih hebat lagi, Pragmata tidak cuma laku keras, tapi juga mendapat respons positif dari kritikus dan gamer. Game ini bahkan disebut mampu bersaing dengan judul-judul terbaik Capcom seperti Resident Evil 4 dan Resident Evil Requiem.
Padahal, Resident Evil adalah franchise legendaris dengan basis fans raksasa. Sementara Pragmata datang sebagai nama baru tanpa sejarah panjang. Fakta bahwa game ini bisa langsung bersanding dengan raksasa lama menunjukkan kualitasnya memang bukan main-main.
Karakter utama Hugh dan partner robot anak bernama Diana langsung jadi pusat perhatian gamer. Meski ada beberapa perdebatan soal desain dan dinamika karakter Diana, hal itu tidak menghentikan antusiasme pemain untuk mencoba game ini.
Justru rasa penasaran terhadap dunia futuristik, gameplay unik, dan cerita misterius membuat banyak gamer langsung terjun sejak hari pertama. Gue sendiri yang telah memainkan game ini memberikan skor 8,7 dalam review Pragmata.
Kesuksesan Pragmata juga memperkuat reputasi Capcom yang belakangan hampir tidak pernah meleset. Selain Pragmata, mereka juga sukses lewat seri besar seperti:
- Resident Evil Requiem
- Monster Hunter Stories 3
- Mega Man: Dual Overdrive (akan datang)
- Onimusha: Way of the Sword (akan datang)
Capcom terlihat sangat percaya diri, baik dalam mengembangkan franchise lama maupun menciptakan IP baru yang segar.








