Kabar besar datang dari kubu PlayStation, dan ini kemungkinan bakal memicu perdebatan besar di komunitas gamer. Setelah beberapa tahun agresif membawa game eksklusif ke PC, Sony kini dikabarkan mulai mundur dari strategi tersebut dan kembali fokus menjadikan game single-player mereka eksklusif untuk PlayStation.
Menurut laporan dari jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, keputusan ini disebut diumumkan langsung oleh Herman Hulst, CEO Studio Business Group Sony Interactive Entertainment, dalam sebuah town hall internal pada hari Senin.
SCOOP: PlayStation studio business CEO Hermen Hulst told staff in a town hall Monday morning that the company's narrative single-player games will now be PlayStation exclusive, confirming Bloomberg's reporting from earlier this year. Original story from March: www.bloomberg.com/news/article…
— Jason Schreier (@jasonschreier.bsky.social) 19 May 2026 at 01:47
[image or embed]
Game Single-Player Tidak Lagi Rilis di PC?
Laporan tersebut menyebut bahwa yang terdampak adalah game narrative single-player milik PlayStation.
Artinya, berbagai game story-driven besar dari Sony kemungkinan besar tidak akan lagi mendapat port PC di masa depan.
Jika rumor ini benar, maka game seperti:
- Ghost of Yotei
- Saros
- Marvel’s Wolverine
- Intergalactic: The Heretic Prophet
akan tetap eksklusif di PS5 tanpa versi PC.
Namun, aturan ini tampaknya tidak berlaku untuk game live-service. Jadi proyek multiplayer atau service-based milik Sony kemungkinan masih akan dirilis di PC.
Strategi membawa game PlayStation ke PC sebenarnya dimulai pada tahun 2020 lewat perilisan Horizon Zero Dawn di PC.
Sejak saat itu, Sony terus merilis berbagai game besar ke platform tersebut seperti:
- God of War
- Spider-Man
- The Last of Us Part I
- Ghost of Tsushima
- Helldivers 2
Namun kini arah tersebut tampaknya mulai berubah drastis.
Menurut laporan, bahkan port PC Ghost of Yotei yang sempat direncanakan disebut sudah dibatalkan hanya beberapa minggu setelah pengembangannya dimulai.
Sampai sekarang Sony belum memberikan penjelasan resmi, tapi ada beberapa teori yang beredar.
Sebagian analis percaya keputusan ini berkaitan dengan munculnya perangkat seperti:
- Steam Machine
- Xbox Project Helix
yang memungkinkan game PC dimainkan di perangkat lain, termasuk konsol.
Selain itu, data penjualan beberapa port PC disebut tidak memberikan hasil sebesar yang diharapkan Sony.
Masalah pembajakan juga diduga menjadi faktor penting. Banyak game PlayStation di PC yang tidak memakai DRM Denuvo dan langsung dibobol hanya beberapa menit setelah rilis.
Ditambah lagi, sebagian besar port PC hadir terlalu lama setelah versi PS5 dirilis, sehingga hype dan momentum penjualannya sudah menurun.
Meski begitu, Sony tampaknya masih membuka pintu untuk game live-service hadir di PC.
Contohnya seperti:
- Marvel Tokon: Fighting Souls
- Helldivers
- Proyek multiplayer lain di masa depan
Karena game jenis ini memang membutuhkan player base besar agar tetap hidup.








