Franchise horror BrokenLore tampaknya semakin aneh… dan semakin menarik. Setelah sukses mencuri perhatian lewat BrokenLore: UNFOLLOW, developer Serafini Productions kini resmi mengumumkan game baru berjudul BrokenLore: Ascend untuk PlayStation 5 dan PC.
Berbeda dari seri sebelumnya, Ascend menghadirkan dua protagonis baru bernama Ren dan Yui. Namun satu tema yang tetap dipertahankan adalah obsesi terhadap media sosial dan kebutuhan akan validasi dari orang lain.
Dan kali ini… taruhannya jauh lebih ekstrem.
Dalam BrokenLore: Ascend, Ren dan Yui mencoba membuat “video terbaik” dengan memanjat gedung tertinggi di Tokyo versi game yang dikenal sebagai Elysium Tower. Kedengarannya seperti konten ekstrem khas influencer modern, sampai semuanya berubah menjadi mimpi buruk penuh teror.
Trailer perdananya langsung memperlihatkan suasana horror psikologis yang sangat tidak nyaman, dipadukan dengan elemen climbing yang membuat setiap langkah terasa menegangkan.
Kalau kalian takut ketinggian, game ini kemungkinan bakal terasa lebih menyeramkan lagi.
Yang paling menarik perhatian tentu kemunculan makhluk mengerikan bernama Rokurokubi, yokai Jepang dengan leher panjang menyeramkan yang tampaknya menjadi ancaman utama dalam game ini. Dari sedikit cuplikan yang diperlihatkan, monster tersebut terlihat benar-benar disturbing dan punya vibe horror Jepang klasik yang kuat.
Buat yang mengikuti franchise BrokenLore sejak awal, pendekatan seperti ini sebenarnya sudah menjadi ciri khas seri tersebut. Game pertama, UNFOLLOW, dipuji karena berhasil memadukan gameplay horror psikologis dengan narasi emosional yang cukup menyentuh.
Dan sekarang Ascend tampaknya mencoba membawa formula itu ke arah yang lebih brutal dan penuh tekanan fisik maupun mental.
Menariknya lagi, walaupun BrokenLore: FOLLOW — sekuel langsung UNFOLLOW — baru akan rilis pada 1 Juni nanti, Serafini Productions sudah lebih dulu menggoda masa depan franchise lewat Ascend.
Sayangnya hingga sekarang developer masih belum mengumumkan tanggal rilis resmi untuk BrokenLore: Ascend.
Perpaduan antara mekanik simulasi memanjat gedung tinggi (climbing) dan elemen horor psikologis berlatar urban legend Jepang adalah ide yang sangat segar dan jenius. Konsep sindiran terhadap para kreator konten ekstrem zaman sekarang yang rela mempertaruhkan nyawa demi views bikin cerita game ini terasa sangat relevan dengan dunia nyata.








