Buat kamu yang sempat kesel karena crash atau desync di Reanimal, ada kabar baik. Tarsier Studios resmi merilis patch 1.5.1, update yang fokus membereskan masalah teknis paling krusial sejak game ini meluncur.
Dan ya, ini bukan sekadar hotfix kecil.
Salah satu isu paling banyak dikeluhkan adalah crash di prosesor Intel generasi ke-13 dan 14, terutama yang berkaitan dengan overheating. Patch ini menghadirkan perbaikan stabilitas yang secara khusus menyasar kombinasi hardware tersebut.
Selain itu, ada juga workaround untuk crash yang terjadi pada kombinasi hardware dan driver AMD tertentu. Jadi buat PC gamer yang sempat trauma launch day, sekarang performa harusnya jauh lebih stabil.
Di sisi online, sistem komunikasi antara client dan Epic Online Services (EOS) ikut dirombak. Tujuannya jelas: mengurangi ping tinggi dan desync yang sering bikin gameplay kacau.
Meski begitu, batas ping 300ms masih diberlakukan. Kalau koneksi melewati angka itu, sistem otomatis disconnect demi mencegah desync parah. Developer juga menyebut sedang mempertimbangkan optimasi lanjutan dalam patch berikutnya.
Softlock & Bug Progression Banyak Diperbaiki
Patch 1.5.1 juga menyentuh banyak bug yang bikin progression mentok, seperti:
- Softlock di Opera House (area tank)
- Black screen saat transisi ke final boss (online)
- Trigger level yang bisa terlewati di Forest Village
- Bug respawn di Bunker Puzzle
- Kehilangan kontrol karakter di Barn (single-player)
- Blokade progress di Orphanage
Buat game dengan atmosfer intens dan pacing ketat, bug seperti ini jelas bisa merusak experience. Jadi update ini penting banget buat menjaga flow gameplay tetap smooth.
Beberapa masalah masih tercatat, seperti shader precompilation yang lama di CPU tertentu (contoh: Ryzen 5 3400G) dan disconnect acak meski ping stabil.
Artinya, ini belum final fix sempurna. Tapi jelas langkah maju signifikan. Kalau kamu sempat drop Reanimal karena crash atau desync, patch 1.5.1 bisa jadi alasan buat balik.








