27 Februari, Tales of Berseria Remastered resmi meluncur dan langsung ditemani launch trailer yang menyorot cerita kelam serta karakter-karakter ikoniknya.
Buat yang kangen era JRPG 2016 atau belum sempat main versi originalnya, ini momen yang pas buat masuk lagi ke dunia Midgand.
Kita kembali mengikuti perjalanan Velvet Crowe, protagonis dengan misi balas dendam yang emosional dan brutal. Ceritanya masih sama seperti versi 2016, tapi kali ini hadir dengan peningkatan teknis yang bikin pengalaman lebih nyaman di platform modern.
Remaster ini menghadirkan:
- Visual yang lebih tajam
- Performa lebih stabil
- Marker map untuk eksplorasi lebih jelas
- Opsi menghilangkan random encounter di map
Fitur terakhir jelas jadi game changer buat yang pengen fokus ke story tanpa grinding berlebihan.
Semua DLC Termasuk
Semua DLC dari versi original ikut dibundel—kostum, equipment, dan konten tambahan lainnya. Jadi dari sisi value, paket ini cukup lengkap.
Tambahan lain yang menarik adalah akses ke Grade Shop yang ditampilkan di opening. Buat pemain lama yang suka replay dengan bonus tertentu, ini bikin playthrough kedua terasa lebih fleksibel.
Satu hal yang sempat jadi perbincangan komunitas adalah basis remaster ini menggunakan versi Barat yang sempat mengalami sensor. Walau tidak memengaruhi gameplay secara signifikan, isu ini cukup bikin diskusi di kalangan fans hardcore.
Sistem combat Tales of Berseria dikenal cepat dan responsif, dengan combo berbasis Artes yang fleksibel. Walau bukan overhaul besar, peningkatan teknis membuat flow pertarungan terasa lebih smooth.
Untuk standar JRPG modern, sistemnya memang bukan yang paling kompleks, tapi masih fun dan satisfying—terutama kalau kamu suka eksplorasi build dan chaining combo.
Kalau kamu belum pernah main Berseria, ini versi terbaik buat masuk. Ceritanya kuat, karakter memorable, dan combat masih seru sampai sekarang.
Buat pemain lama, remaster ini mungkin bukan revolusi besar, tapi quality of life improvement seperti opsi disable encounter cukup signifikan. Kalau kamu fans seri Tales atau suka JRPG story-driven dengan vibe gelap, ini tetap layak masuk backlog.








