Kabar terbaru datang dari Tomb Raider: Legacy of Atlantis, remake ambisius yang sedang dikembangkan oleh Crystal Dynamics bersama Amazon Game Studios. Namun kali ini, yang menjadi sorotan bukan trailer baru atau gameplay Lara Croft, melainkan spesifikasi PC yang dibutuhkan untuk menjalankan game tersebut.
Menariknya, Crystal Dynamics mengungkap spesifikasi PC jauh lebih awal dibandingkan kebanyakan developer. Sayangnya, informasi yang dibagikan justru membuat sebagian gamer PC mulai was-was.
Berdasarkan informasi yang muncul di halaman Steam resmi game tersebut, NVIDIA GeForce RTX 3080 atau AMD Radeon RX 6800 XT menjadi rekomendasi yang disarankan untuk pengalaman bermain yang optimal.
Bagi sebagian gamer, angka ini tentu cukup mengejutkan. Pasalnya, RTX 3080 masih termasuk kartu grafis kelas atas meskipun sudah beberapa tahun beredar di pasaran. Sementara itu, banyak gamer saat ini masih menggunakan GPU mainstream seperti RTX 4060 atau bahkan generasi sebelumnya.
| Requirement | Spesifikasi Minimum | Spesifikasi yang Disarankan |
| OS | Windows 10/11 (64-bit) | Windows 10/11 (64-bit) |
| Processor | Intel Core i5-8600 / AMD Ryzen 5 3600 | Intel Core i7-9700K / AMD Ryzen 5 5600X |
| Memory | 16 GB RAM | 16 GB RAM |
| Graphics | NVIDIA GTX 1070 (8GB) / RTX 2060 Super / AMD RX 5700 | NVIDIA RTX 3080 / AMD RX 6800 XT |
| Storage | 80 GB available space | 80 GB available space |
Hal yang membuat situasi semakin membingungkan adalah Crystal Dynamics belum menjelaskan target performa dari spesifikasi tersebut.
Biasanya, developer akan menjelaskan apakah spesifikasi minimum ditujukan untuk bermain di resolusi 1080p 30 FPS atau apakah spesifikasi rekomendasi menyasar 1440p 60 FPS. Namun kali ini informasi tersebut belum tersedia.
Akibatnya, gamer hanya bisa berspekulasi.
Banyak yang memperkirakan spesifikasi minimum kemungkinan ditujukan untuk 1080p dengan pengaturan grafis rendah di 30 FPS. Sementara spesifikasi rekomendasi mungkin menargetkan 1080p High 60 FPS atau bahkan 1440p.
Namun ada satu faktor penting yang tidak boleh dilupakan.
Tomb Raider: Legacy of Atlantis dibangun menggunakan Unreal Engine 5, mesin grafis yang terkenal mampu menghasilkan visual luar biasa tetapi juga terkenal cukup menuntut performa hardware.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak game Unreal Engine 5 dirancang dengan asumsi bahwa pemain akan menggunakan teknologi upscaling seperti NVIDIA DLSS atau AMD FSR.
Artinya, spesifikasi yang diumumkan saat ini belum tentu menggambarkan performa pada resolusi native. Bisa saja target yang digunakan sebenarnya merupakan hasil upscaling dari resolusi yang lebih rendah.
Jika benar demikian, kebutuhan hardware sesungguhnya berpotensi lebih berat dari yang terlihat di atas kertas.
Kondisi ini tentu membuat banyak pengguna GPU populer seperti RTX 4060 atau RTX 5060 mulai bertanya-tanya apakah kartu grafis mereka mampu memberikan pengalaman bermain yang nyaman saat game dirilis nanti.
Selain membahas spesifikasi PC, Crystal Dynamics juga mengonfirmasi tanggal rilis terbaru untuk Tomb Raider: Legacy of Atlantis.
Awalnya game ini ditargetkan meluncur pada tahun 2026. Namun dalam ajang PlayStation State of Play terbaru, diumumkan bahwa game tersebut kini akan hadir pada 12 Februari 2027.
Keputusan ini kemungkinan diambil untuk menghindari persaingan ketat dengan berbagai game besar yang memadati akhir tahun, termasuk bayang-bayang raksasa seperti Grand Theft Auto 6 yang masih menjadi ancaman bagi banyak publisher.
Meski jadwal rilis masih cukup lama, besar kemungkinan Crystal Dynamics akan membagikan detail spesifikasi yang lebih lengkap dalam beberapa bulan ke depan, termasuk target resolusi, frame rate, serta kebutuhan untuk fitur-fitur grafis yang lebih berat.
Tren developer yang merilis spek rekomendasi setinggi langit tanpa kejelasan target resolusi murni (native) makin mempertegas kalau optimasi game AAA zaman sekarang itu makin malas dan terlalu bergantung pada DLSS/FSR.











