Di tengah harga PlayStation 5 yang makin naik dan PlayStation 5 Pro yang udah tembus angka tinggi, mulai muncul rumor soal generasi berikutnya: PS6. Kabar ini datang dari leaker KeplerL2 yang menyebut biaya produksi PS6 diperkirakan sekitar $760. Tapi yang bikin menarik, harga jualnya katanya masih bisa ditekan ke $699 (sekitar Rp 12.000.000)—dengan catatan Sony berani “subsidi” sebagian biaya.
Kalau ini bener, berarti Sony kemungkinan masih pakai strategi klasik di industri konsol: jual hardware dengan margin tipis demi ngejar jumlah pemain, lalu balik untung dari game dan layanan. Tapi di kondisi sekarang, di mana PlayStation lagi cukup dominan, jadi pertanyaan besar apakah mereka masih perlu strategi agresif seperti itu atau malah bakal mulai ngejar profit lebih besar dari awal.
Dari sisi spesifikasi, rumor awal juga mulai kebayang. PS6 disebut bakal pakai SSD Gen 5 berkapasitas 1TB dan kemungkinan hadir tanpa disc drive, alias full digital. Kalau ini kejadian, berarti arah industri makin jelas menuju digital-only, apalagi kita sudah lihat langkah serupa di PS5 Pro.
Meski Xbox terlihat agak “adem” di generasi sekarang, bukan berarti kompetisi bakal sepi. Rumor lain menyebut next-gen Xbox (Project Helix) bisa punya performa lebih tinggi dan hadir dalam beberapa varian. Kalau itu benar, persaingan bisa kembali panas dan berpotensi mempengaruhi strategi harga PS6 juga.
Untuk saat ini, PS6 sendiri masih dirumorkan rilis sekitar akhir 2027, dan Sony belum mengumumkan apa pun secara resmi. Jadi semua informasi ini masih sebatas spekulasi, tapi cukup buat bikin gamer mulai mikir: next-gen nanti bakal seperti apa?
Di sisi opini, kalau Sony benar bisa ngejual PS6 di harga $699 dengan spek yang signifikan lebih kuat, ini bakal jadi titik manis yang menarik—terutama dibanding tren harga konsol yang makin mahal. Tapi semua kembali ke strategi mereka nanti.








