Buat lo yang doyan game horror + misteri, Cthulhu: The Cosmic Abyss baru aja ngerilis trailer gameplay terbaru—dan jujur, ini bukan tipe game yang bikin lo santai. Justru sebaliknya, ini game yang siap mainin pikiran lo sambil bikin suasana makin mencekam.
Di game ini, lo bakal berperan sebagai Noah, menyelidiki runtuhnya fasilitas tambang bawah laut di Samudra Pasifik. Tapi seperti yang bisa ditebak, ini bukan sekadar kecelakaan biasa. Investigasi lo bakal ngebuka sesuatu yang jauh lebih gelap… sesuatu yang berhubungan dengan kota tenggelam legendaris: R’lyeh.
Gameplay-nya fokus ke investigasi dan eksplorasi. Lo harus ngumpulin clue, menganalisis bukti, dan pelan-pelan ngerangkai misteri yang ada. Tapi ada satu catch: semua aktivitas ini pakai energi terbatas. Jadi lo gak bisa asal spam analisis—harus pinter manage resource, sambil cari bahan organik buat recharge.
Masalahnya, makin dalam lo menyelam, makin kuat juga pengaruh Cthulhu. Di sinilah game mulai “main kotor”—realita dan ilusi mulai blur, dan lo gak bisa sepenuhnya percaya sama apa yang lo lihat. Jadi bukan cuma soal puzzle, tapi juga soal waras atau gak waras.
Untungnya, lo gak sendirian. Ada AI assistant bernama KEY yang bakal bantu lo selama eksplorasi. Selain itu, fitur SONAR jadi alat penting buat navigasi di kedalaman laut—bantu lo “ngintip” apa yang ada di depan sebelum terlambat.
Atmosfernya sendiri keliatan berat banget: gelap, sunyi, dan penuh ketegangan. Ini bukan horror yang banyak jumpscare, tapi lebih ke psychological horror yang bikin lo gak nyaman sepanjang permainan.
Cthulhu: The Cosmic Abyss dijadwalkan rilis pada 16 April untuk PC, PS5, dan Xbox Series X/S.
Mekanik investigasi yang pake sistem energy bikin game ini nggak cuma sekadar “jalan-jalan serem”, tapi ada unsur strateginya juga. Visual bawah lautnya yang gelap dan claustrophobic bener-bener dapet banget suasananya.








