Menjelang rilisnya yang tinggal hitungan minggu, REPLACED akhirnya nge-drop gameplay baru yang cukup panjang—dan jujur aja, ini bikin hype makin naik. Video terbaru ini nunjukin kelanjutan cerita setelah demo, di mana kita ngikutin perjalanan R.E.A.C.H. masuk ke jantung kota Phoenix City, tepatnya di area yang disebut The Station.
Di sini, vibe-nya langsung kerasa beda. The Station hidup banget—ramai, penuh NPC, dan detail visual pixel art-nya bener-bener next level. Lo bakal ngerasa kayak lagi jalan di dunia cyberpunk yang padat, tapi tetap punya sentuhan artistik yang khas.
Cerita di gameplay ini dimulai ketika R.E.A.C.H. ketemu sama Susan, seorang anak yang nongkrong di arcade sementara ibunya kerja di tambang. Obrolan santai berubah jadi side quest kecil: R.E.A.C.H. butuh binoculars, tapi Susan cuma mau bantu kalau lo bisa nyariin rectifier dulu. Classic side quest ala RPG—simple, tapi bikin dunia terasa hidup.
Seiring eksplorasi, lo juga bakal ketemu Council, dipimpin oleh Matriarch dan Ironwood, setelah momen tegang bareng Tempest. Tapi alih-alih langsung dilempar ke combat berat, game ini justru kasih ruang buat lo explore, ngobrol sama NPC, dan milih dialog. Dari sini, lo bisa gali lore—mulai dari siapa itu Ironwood sampai misteri soal Prospero.
Yang menarik, gameplay ini hampir gak nunjukin combat sama sekali. Fokusnya lebih ke immersive experience—jalan-jalan di market yang sibuk, masuk ke arcade dengan lampu neon redup, dan interaksi kecil yang bikin dunia terasa “hidup”. Bahkan untuk dapetin binoculars pun, lo harus ngalahin high score Susan di mini-game arcade. Santai, tapi tetap engaging.
Dan dari semua yang ditampilin, satu hal yang paling standout adalah perhatian terhadap detail. Animasi halus, lighting pixel yang cantik, sampai atmosfer kota yang berasa “bernapas”—ini bukan sekadar game pixel biasa.
REPLACED dijadwalkan rilis pada 14 April untuk Xbox Series X/S dan PC.
Kalau lo cari game dengan fokus cerita, atmosfer kuat, dan visual yang beda dari yang lain, REPLACED jelas layak banget ditunggu. Memang buat yang haus combat mungkin bakal terasa kurang greget, tapi justru pendekatan santai + storytelling ini yang jadi nilai jual utamanya.








