Kabar menarik datang untuk penggemar FPS dan dunia cyberpunk. Publisher NC America resmi mengumumkan bahwa mereka akan menerbitkan DEFECT, game shooter terbaru yang dikembangkan oleh studio indie emptyvessel.
Studio ini dipimpin oleh Emanuel Palalic dan Garrett Young, dua developer yang sebelumnya pernah bekerja di id Software dan terlibat dalam franchise legendaris DOOM.
Dengan latar belakang tersebut, tidak heran jika DEFECT langsung menarik perhatian komunitas FPS sejak pertama kali diperlihatkan.
DEFECT mengambil setting di masa depan yang kelam.
Di dunia ini hanya tersisa satu megacity besar yang dikendalikan oleh AI bernama The System—sebuah entitas yang mengawasi dan mengontrol seluruh kota dengan efisiensi yang menakutkan.
Di bawah bayangan sistem tersebut, berbagai geng pemberontak mulai bermunculan dan memicu konflik brutal di berbagai sektor kota.
Konflik antara teknologi, kekuasaan, dan pemberontakan menjadi inti cerita game ini.
Salah satu konsep unik dari DEFECT adalah pendekatan gameplay yang minim HUD untuk menciptakan pengalaman yang lebih imersif.
Developer menyebut game ini terinspirasi dari shooter taktis seperti SWAT 4 dan Ready or Not.
Beberapa fitur gameplay yang menarik antara lain:
- Lingkungan yang bisa dihancurkan – hampir semua dinding bisa ditembus
- Gadget taktis yang mengubah cara bermain
- Senjata dengan efek unik pada dunia dan musuh
Pendekatan ini membuat setiap misi terasa lebih strategis dibandingkan FPS arcade biasa.
Mode Single Player, Co-op, dan PvP
DEFECT juga menawarkan berbagai mode permainan.
- Single-player offline
- Co-op / PvE mode
- PvP 4v4v4v4
Mode PvP ini cukup unik karena setiap tim memiliki misi berbeda di dalam map yang sama.
Misalnya satu tim harus menyelundupkan senjata, sementara tim lain bertugas menangkap target atau melakukan eliminasi.
Misi-misi tersebut bisa saling bertabrakan secara dinamis sehingga situasi permainan selalu berubah.
Yang membuat hype semakin tinggi adalah keterlibatan Mick Gordon, komposer terkenal yang pernah menggarap musik untuk DOOM (2016), Wolfenstein: The New Order, dan Atomic Heart.
Dengan reputasinya dalam menciptakan soundtrack agresif untuk game shooter, kemungkinan besar DEFECT juga akan menghadirkan musik yang penuh energi.
DEFECT terlihat seperti proyek FPS yang cukup ambisius.
Dengan developer yang berasal dari tim DOOM, gameplay destruktif, sistem misi dinamis, dan dukungan komposer seperti Mick Gordon, game ini punya potensi besar untuk menonjol di genre shooter yang kompetitif.








