Salah satu momen terbesar dalam PlayStation State of Play akhirnya terjadi. Setelah berbulan-bulan dihantam rumor dan spekulasi, Santa Monica Studio resmi mengumumkan God of War: Laufey, game terbaru dalam franchise God of War yang kali ini menempatkan sosok yang selama ini hanya dikenal melalui cerita dan kenangan sebagai karakter utama.
Ya, pemain akan mengendalikan Faye atau Laufey, istri Kratos dan ibu dari Atreus.
Pengumuman ini menjadi penutup acara State of Play dengan cara yang sangat spektakuler. Sony bahkan langsung memperlihatkan sekitar 20 menit gameplay, memberikan gambaran jelas mengenai arah baru yang akan diambil seri God of War.
Trailer dibuka dengan suara Kratos yang berbicara kepada Faye sebelum prosesi pembakaran jenazahnya. Tidak lama kemudian, pemain diajak masuk ke sudut pandang Faye yang terbangun di sebuah dunia misterius setelah kematiannya.
Dari sana, petualangan baru dimulai.
Dalam cuplikan gameplay, Faye terlihat menjelajahi sebuah alam setelah kematian yang dikenal sebagai Everywhen, tempat para dewa dan berbagai entitas mistis berkumpul. Tujuannya tidak main-main. Meski telah meninggal, Faye harus berjuang untuk melindungi Kratos dan Atreus yang masih hidup.
Konsep ini langsung membuat banyak penggemar penasaran karena menawarkan perspektif yang benar-benar baru dalam franchise God of War.
Jika Kratos selalu dikenal lewat kekuatan brutalnya, maka Faye tampil dengan gaya bertarung yang jauh berbeda. Gameplay menunjukkan karakter ini lebih mengandalkan kecepatan, kontrol, dan serangan agresif yang lincah dibandingkan kekuatan mentah.
Pertarungan melawan berbagai makhluk aneh terlihat sangat dinamis, dengan animasi yang cepat dan penuh efek visual memukau.
Salah satu hal yang membuat pengumuman ini semakin menarik adalah beberapa rumor lama ternyata terbukti benar.
Sebelum State of Play berlangsung, beredar kabar bahwa game baru God of War akan mengeksplorasi berbagai mitologi di luar yang sudah dikenal pemain. Trailer terbaru tampaknya memberikan petunjuk kuat ke arah tersebut.
Musuh-musuh yang berbicara dalam bahasa Mongolia muncul dalam beberapa adegan, mengindikasikan bahwa perjalanan Faye kemungkinan tidak hanya terbatas pada dunia mitologi Nordik.
Bahkan rumor mengenai pedang bernama Merlin dan makhluk pendamping berbentuk kubus transparan yang sebelumnya terdengar aneh ternyata juga benar-benar muncul di dalam gameplay.
Meski belum dijelaskan secara rinci, kehadiran berbagai elemen baru ini menunjukkan bahwa Santa Monica Studio tampaknya ingin membawa franchise God of War ke arah yang jauh lebih berani dan eksperimental dibanding sebelumnya.
Secara visual, game ini juga tampil luar biasa. Model karakter Kratos dan Atreus terlihat semakin detail, sementara lingkungan Everywhen menghadirkan pemandangan fantastis yang terasa berbeda dari sembilan dunia yang pernah dijelajahi sebelumnya.
Hingga saat ini Sony belum mengumumkan tanggal rilis pasti, namun God of War: Laufey dipastikan akan hadir untuk PlayStation 5 dalam waktu dekat.
Informasi lebih lengkap mengenai cerita, gameplay, dan berbagai karakter baru kemungkinan akan dibagikan dalam beberapa bulan mendatang.









