Kabar sedih datang buat komunitas Grand Theft Auto V roleplay di PC. Platform multiplayer mod populer Rage:MP resmi mengumumkan bahwa mereka akan ditutup setelah menerima permintaan langsung dari Take-Two Interactive.
Keputusan ini langsung mengejutkan banyak pemain dan developer server GTA RP, apalagi Rage:MP sudah menjadi salah satu platform roleplay terbesar sejak 2018.
Dalam pengumuman resminya pada 25 Mei, tim Rage:MP mengatakan bahwa Rockstar Games dan Take-Two menegaskan kalau FiveM kini menjadi satu-satunya platform resmi yang diizinkan untuk modding multiplayer GTA V sesuai Platform License Agreement milik Rockstar.
Karena itulah, Rage:MP akhirnya memulai proses shutdown secara bertahap.
Mulai sekarang, server baru Rage:MP sudah tidak bisa dibuat lagi. Kemudian pada 1 Juni, daftar server publik akan dimatikan, dan akhirnya seluruh layanan Rage:MP resmi berhenti total pada 31 Agustus mendatang.
Baca juga : GTA 6 Rilis Dulu di Konsol, PC Menyusul! Bos Take-Two Akhirnya Buka Alasan Resminya
Tim developer Rage:MP juga meminta seluruh pemilik server dan modder untuk segera memindahkan server mereka ke FiveM. Menariknya, tim CFX di balik FiveM dikabarkan akan membantu proses migrasi tersebut agar perpindahan berjalan lebih lancar.
Dalam pernyataannya, developer Rage:MP mengaku situasi ini berat untuk komunitas maupun developer yang sudah bertahun-tahun membangun server roleplay mereka.
Yang membuat situasi ini terasa ironis adalah sejarah hubungan Take-Two dengan FiveM sendiri.
Bagi yang belum tahu, Take-Two dulu sempat mencoba menutup FiveM pada tahun 2015. Namun setelah melihat betapa populernya GTA roleplay dan bagaimana mod tersebut ikut membantu penjualan GTA V tetap tinggi selama bertahun-tahun, arah kebijakan perusahaan mulai berubah.
Pada 2023, Take-Two bahkan resmi mengakuisisi tim CFX dan menjadikan FiveM bagian resmi dari ekosistem Rockstar Games.
Banyak gamer sekarang menduga langkah penutupan Rage:MP ini berkaitan langsung dengan persiapan Grand Theft Auto VI, terutama jika Rockstar memang ingin menjadikan FiveM sebagai fondasi resmi pengalaman multiplayer roleplay GTA 6 di masa depan.
Sebelumnya, platform GTA multiplayer lain bernama Alt:V juga mengalami nasib serupa setelah ditekan Take-Two pada awal tahun ini.
Saat ini, FiveM praktis menjadi satu-satunya platform besar untuk GTA roleplay di PC yang masih bertahan.
Langkah Take-Two membunuh Rage: MP demi memaksakan FiveM sebagai satu-satunya wadah tunggal adalah strategi bisnis yang sangat egois dan merugikan iklim kreativitas komunitas modder. Memonopoli ekosistem GTA RP demi menyambut GTA 6 membuktikan kalau mereka hanya peduli pada kontrol penuh atas ladang duit baru ini, tanpa memikirkan kerja keras ribuan developer komunitas yang sudah membangun Rage: MP sejak 2018.








